my life, my heart, my soul@}—

CABARAN ANAK KAMPUS MENJADIKAN AKU DEWASA…… MENJADIKAN SEBAHAGIAN DARIPADA KEHIDUPAN ADA AWAL DAN AKHIRNYA……. ADA PERMULAAN DAN PENAMATNYA…. AKU TIDAK MAHU MENJADI ANAK KAMPUS LETIH LESU….. MEMILIKI ILMU TETAPI KERING SEMANGAT….

Archive for November, 2008


L.O.V.E

C I N T A

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,

Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,

Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,

Mereka yang saling mencintai, menyebutnya takdir.

Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kita kesusahan untuk menguji.

Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.

Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya.

Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti,

namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.

Mengapa menunggu? Karena walaupun kita ingin mengambil satu keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.

Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,

Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,

Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada. Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan iri dengan apa yang ada.

Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat.

Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah,

karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.

Bunga tidak mekar dalam waktu semalam, kota Roma tidak dibangun dalam sehari.

Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan.

Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.

Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, dan penantian kita tidaklah sia-sia.

Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal, iman, keberanian, dan pengharapan penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.

Pada akhirnya, Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.

sahaBat(^_^)

Dalam dunia ini, kita tidak punya sesiapa kecuali diri sendiri…
Tetapi dalam kita bersendiri, kita beruntung kerana mempunyai seorang sahabat yang memahami kita.

Sebagaimana kita mengharapkan keikhlasan dan kejujuran seorang sahabat, begitu juga dia.

Tetapi kita sering terlupa akan hal itu.
Kita cuma mengambil kira tentang harapan dan perasaan kita.
Kita rasa dikhianati bila dia tidak menepati janjinya.
Kita tidak memberi dia peluang untuk menerang keadaannya.

Bagi kita, itu alasannya untuk menutup kesilapan dan mebela diri.
Kita terlupa, kita juga pernah membiarkan dia ternanti-nanti… kerana kita juga ada janji yang tidak ditepati.
Kita beri beribu alasan, memaksa dia menerima alasan kita.

Waktu itu terfikirkah kita tentang perasaannya??
Seperti kita, dia juga tahu rasa kecewa… tetapi kita sering terlupa…
Untungnya mempunyai seorang kawan yang sentiasa di sisi kita pada waktu kita memerlukan dia.
Dia mendengar luahan perasaan kita, segala rasa kecewa dan ketakutan, harapan dan impian kita luahkan.

Dia memberi jalan sebagai laluan penyelesaian masalah.
Selalunya kita terlalu asyik bercerita tentang diri kita, hingga kadang-kadang terlupa kawan kita juga ada cerita yang ingin dikongsi bersama kita.
Pernahkah kita memberi dia peluang untuk menceritakan tentang rasa bimbangnya, rasa takutnya?

Pernahkah kita menenangkan dia sebagaimana dia pernah menyabarkan kita?

Ikhlaskah kita mendengar tentang kejayaan dan berita gembiranya?

Mampukah kita menjadi sumber kekuatannya sepertimana dia meniup semangat setiap kali kita merasa kecewa dan menyerah kalah?

Dapatkah kita yakinkan dia bahawa kita boleh dipercayai, kita boleh dijadikan tempat untuk bersandar bila terasa lemah, agar tidak rebah?

Bolehkah kita menjadi bahu untuk dia sandarkan harapan?

Sesekali jadilah kawan yang mendengar dari yang hanya bercerita.
Ambillah masa untuk memahami hati dan perasaan kawan, kerana dia juga seorang manusia.

Dia juga ada rasa takut, ada rasa bimbang, sedih dan kecewa.
Dia juga ada kelemahan dan dia juga perlukan kawan sebagai kekuatan.
Jadilah kita kawannya itu…

Kita selalu melihat dia ketawa, tetapi mungkin sebenarnya dia tidak setabah yang kita sangka..
Disebalik senyumannya itu, mungkin banyak cerita sedih yang ingin diluahkan…
Disebalik kesenangannya, mungkin tersimpan seribu kekalutan…
Kita tidak tahu..
Tetapi jika kita cuba jadi sahabat seperti dia, mungkin kita akan tahu…

Sekadar ingatan buat diriku yang sering lupa…

SALAM UKHUWAH BUAT SAHABATKU….

..peNgakuan LeLaki terhAdap waNita..

Kami sulit menahan pandangan mata kami
ketika melihat kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan Allah
kecantikan dan postur yand ideal,
kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian,
kerana itu lebarkanlah serta longgarkanlah pakaian kalian
dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian dengan kerudung yang membentang.

Kami sulit menahan pendengaran kami
ketika berbicara dengan kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan oleh Allah
suara yang merdu dengan irama yang mendayu
kerana itu tegaskanlah suara kalian
tatkala berbicara di berhadapan dengan kami
dan berbicaralah seperlunya sahaja.

Kami juga sulit menahan
bayangan-bayangan hati kalian,
ketika kalian dapat menjadi
tempat untuk dicurahkan segala isi hati kami,
waktu luang kami kadangkala akan sering terisi
oleh bayangan-bayangan kalian,
kerana itu janganlah kalian membiarkan kami
menjadi curahan hati bagi kalian

Kami tahu kami insan lemah
bila harus berhadapan dengan kalian,
kekerasan hati kami dengan mudah bisa luluh
hanya dengan senyum kalian,
hati kami akan bergetar
ketika mendengar dan melihat kalian menangis.

Sungguh ALLAH telah memberikan amanah terindah kepada kalian,
maka jagalah amanah itu
jangan sampai ALLAH murka dan memberikan keputusan-Nya.

Maha Besar dan Maha Suci Allah yang tahu
akan kelemahan hati kami ini,
hanya dengan ikatan yang suci dan yang diredhai-NYA,
kalian akan menjadi halal bagi kami.



“LAlu apa yang telah aku lakukan selama ini..YA Rabb, ampunilah daku.
Untuk setiap pandangan yang tak terjaga,
untuk iman yang tak dipelihara,
lisan yang merayu dan hati yang tak terhijab,

Ya Rabb, Engkaulah mengawasi kami setiap detik,
kerana kasih sayangMu ya Allah kepada kami,
Engkau perintahkanlah malaikan silih berganti
menemani kami siang dan malam
agar iman kami dapat dijaga…

jangaN biar hAti suNyi

“Biar nafsu sunyi tanpa godaan,biar

kaki sunyi tanpa berjalan, tapi jangan

biar aqal sunyi tanpa ilmu dan jangan

biar hati sunyi tanpa cinta kepada Allah

SWT,”

__tiNta ku__

Aku hanya merancang,
ALLAH jua yang menentukan,
Kupasrah pada ujian,
Biarpun datang menghujan,
Hikmah seiringan,
Untukku fikirkan,

Biar segetir mana ujian melanda,
Baik berjaya atau kecewa,
Baik suka atau terluka,
Ku terima dengan hati terbuka,
Kerana memang,
Begitu kehendak-NYA,

Kuyakini, itulah yang terbaik dari-NYA,
Buatku, seorang hamba,
Hanya Dia,
Mengetahui segalanya.